Perak Antam Merangkak Naik Saat Emas Stagnan, Investor Ukuran Jumbo Malah Gigit Jari!

kilasmadura

kilasmadura.com – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengumumkan kenaikan harga pada komoditas perak batangan, sementara harga emas batangan terpantau jalan di tempat pada sesi perdagangan Rabu (3/6/2026).

Antam kini mematok harga perak batangan pecahan 1 gram di level Rp49.750. Nilai tersebut memperlihatkan kenaikan tipis sebesar Rp100 jika kita bandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya yang tertahan pada angka Rp49.650 per gram.

Kendati tren perak sedang menghijau, para pelaku pasar yang memburu perak batangan dalam volume besar tampaknya harus menahan diri. Pasalnya, manajemen Antam mengonfirmasi bahwa pasokan perak untuk pecahan 250 gram dan 500 gram masih mengalami kekosongan stok di pasaran hingga hari ini.

Bila mengacu pada daftar harga resmi saat persediaan normal, Antam membanderol perak ukuran 250 gram seharga Rp12.962.500. Sedangkan untuk varian bobot 500 gram, harganya berada di angka Rp25 juta.


Rapor Emas Antam: Bertahan Pasca-Koreksi Tajam

Berbanding terbalik dengan perak yang bergerak dinamis, grafik harga emas batangan Antam justru memperlihatkan pergerakan yang landai. Data terbaru dari situs resmi Logam Mulia menunjukkan harga emas tidak bergeser dari posisi penutupan kemarin.

Saat ini, harga emas Antam kokoh di level Rp2,774 juta per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas sempat rontok hingga Rp25.000 per gram dari posisi semula Rp2,799 juta per gram.

Ketahanan harga ini juga berimbas pada nilai pembelian kembali atau buyback emas Antam yang tidak mengalami fluktuasi dan ajek di angka Rp2,584 juta per gram. Sebagai pengingat riwayat pasar, emas Antam mencatatkan level tertinggi sepanjang tahun ini pada 29 Januari 2026 dengan menyentuh rekor Rp3,168 juta per gram.


Respons Pasar Internasional dan Sentimen Global

Situasi di pasar domestik sejalan dengan kondisi bursa internasional. Harga emas spot dunia bergerak dalam rentang terbatas pada perdagangan Rabu ini karena para pelaku pasar global memilih wait and see mengantisipasi datangnya sentimen penggerak yang baru.

Sebaliknya, beberapa komoditas logam industri justru memimpin penguatan. Perak spot dunia merangkak naik sekitar 0,5 persen, disusul oleh paladium yang mencatatkan kenaikan sebesar 0,6 persen. Peralihan modal ini mengisyaratkan bahwa sebagian investor mulai melirik aset logam yang memiliki fungsi industri demi mengamankan portofolio di tengah volatilitas ekonomi global.


Analisis Pakar: Tiga Komponen Pendikte Logam Mulia

Fawad Razaqzada, analis pasar kawakan dari Forex.com, memaparkan bahwa terdapat tiga faktor krusial yang mendominasi arah pergerakan harga emas saat ini, antara lain:

  • Fluktuasi harga minyak mentah di pasar global.
  • Arah pergerakan nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS).
  • Tingkat imbal hasil obligasi negara AS (US Treasury).

Fawad menekankan bahwa ketiga indikator ekonomi tersebut sangat sensitif terhadap dinamika politik internasional, terutama ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Investor secara makro akan memburu emas sebagai aset pelindung nilai (safe haven) saat tensi politik memanas, dan sebaliknya, tekanan jual akan mengintai emas ketika situasi dunia mulai mereda.


Panduan Langkah Investasi Hari Ini

Kombinasi pergerakan pasar saat ini menyajikan peta strategi yang berbeda bagi investor logam mulia. Emas batangan saat ini menawarkan ruang masuk yang menarik mengingat harganya masih berada di bawah puncak rekor tahun ini.

Sementara untuk investasi perak, tren kenaikan harga yang konsisten sayangnya terganjal oleh terbatasnya pasokan barang ukuran besar. Investor yang berniat mengoleksi perak dalam volume besar dapat menyiasati situasi ini dengan melakukan pembelian bertahap memanfaatkan pecahan kecil yang masih tersedia di gerai resmi.

Berita Terkait:

Tinggalkan komentar