Sumenep (kilasmadura.com) – Sosialisasi empar pilar kebangsaan yang dilaksanakan anggota MPR RI MH Said Abdullah di Sumenep, Rabu (11/2) sore, menyerukan kaum muda menjaga Indonesia sebagai rumah bersama.
Sosialisasi yang digagas anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dari Dapil Jawa Timur XI (Madura) di aula salah satu hotel di Kecamatan Kota itu menghadirkan dua narasumber, yakni Affandi Ubala dan Ridho Ilahi Robbi, keduanya aktivis Muhammadiyah Sumenep.
Ridho mengibaratkan Indonesia sebagai sebuah rumah bersama yang dibangun lengkap dengan atap, tiang, dan fondasi yang saling menopang.
Kalau salah satu bagian rapuh, nantinya seluruh penghuni rumah akan merasakan dampaknya.
“Indonesia ini rumah kita bersama. Semua elemen, dari pemimpin sampai rakyat kecil, punya peran agar rumah ini tetap kokoh,” katanya di hadapan peserta.
Di hari yang sama, sosialisasi empat pilar kebangsaan yang digagas Said Abdullah berlangsung dua kali.
Pada siang harinya, sosialisasi menyasar kaum perempuan, baik nara sumber maupun pesertanya dan sore harinya menyasar mahasiswa, baik putra maupun putri.
Sementara Affandi mengingatkan kemudahan akses informasi di era digital bisa menjadi ancaman, jika masyarakat tidak bijak menyaringnya.
“Perpecahan itu mudah terjadi kalau tidak hati-hati menerima informasi. Makanya, empat pilar kebangsaan ini harus terus dirawat bersama,” ujarnya, menerangkan.
Kaum muda memegang peranan penting, karena masa depan bangsa sangat ditentukan oleh sikap dan proses yang dijalani sekarang.
“Penting untuk saling mengingatkan agar sama-sama menjaga dan merawat keutuhan bangsa. Semua harus saling menguatkan, jangan mau dipecah belah,” kata Affandi, menegaskan.
Sosialisasi empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, itu berlanjut dengan diskusi antara narasumber dan peserta. (KM-01)


