Said Abdullah berharap ada islah di PBNU

kilasmadura

MH Said Abdullah. (Ist)
MH Said Abdullah. (Ist)

Sumenep (kilasmadura.com) – Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur XI (Pulau Madura), MH Said Abdullah berharap ada islah di antara para masayih dan kiai di jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang berkonflik. 

“Saya masygul mendengar kabar para masayih dan kiai di PBNU berkonflik yang disertai dengan saling pecat-memecat satu sama lain. Saya mohon untuk kembali islah,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Ahad (30/11).

Perpecahan di jajaran PBNU merugikan bangsa ini. Dunia mengakui NU adalah jangkar utama kekuatan Islam Indonesia dan bersama dengan Muhammadiyah, membangun umat sekaligus memberikan pendidikan karakter, pelayanan ekonomi, dan sosial.

Bila konflik ini berkepanjangan, energi PBNU akan tersedot untuk mengurusi kondisi tersebut. Padahal, fokus utama seharusnya pelayanan kepada para jam’iyah ke bawah.

“Saya berharap di kalangan pendukung tidak saling membakar hawa panas melalui berbagai forum dan media. Tetap jaga semangat mengupayakan persatuan sekaligus berharap medan konflik tidak semakin meluas,” kata politisi asal Sumenep ini, menambahkan.

Apalagi, perkara konflik diduga bermula dari pengelolaan tambang batubara yang diberikan pemerintah kepada organisasi kemasyarakatan, salah satunya NU. Perkara duniawi itu sesungguhnya kecil sekali derajatnya untuk dijadikan sumber perpecahan.

Said pun yakin keluasan hati para masayih dan kiai di NU bisa menempuh jalan islah untuk menyelesaikan konflik tersebut.

“Para jam’iyah, termasuk kami, mendoakan jalan islah segera terwujud. Semoga segala ikhtiar dan rasa tawakkal menghadirkan jalan islah secepatnya di PBNU,” kata anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu, menegaskan. (KM-01).

Berita Terkait:

Tinggalkan komentar