Pasar murah Disperindag Jatim di Sumenep dipenuhi pembeli

kilasmadura

Warga Sumenep membeli sembako di pasar murah yang digagas Disperindag Jawa Timur, Selasa (25/11). (Foto KM-05)
Warga Sumenep membeli sembako di pasar murah yang digagas Disperindag Jawa Timur, Selasa (25/11). (Foto KM-05)

Sumenep (kilasmadura.com) – Pasar murah sembako yang digagas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur di Taman Tajamara Sumenep, dipenuhi pembeli, Selasa (25/11).

Pasar murah sembako itu merupakan salah satu langkah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk pengendalian inflasi dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok.

“Harga sembako yang dijual di pasar murah ini memang lebih murah dibanding harga pasar, karena ini disubsidi oleh pemerintah,” kata Kepala UPT Perlindungan Konsumen Surabaya, Tri Subiantoro di Sumenep.

UPT Perlindungan Konsumen Surabaya merupakan salah satu UPT di Disperindag Jawa Timur dan menjadi pelaksana lapangan pasar murah sembako di Sumenep.

Selain Sumenep, wilayah kerja UPT Perlindungan Konsumen Surabaya adalah Surabaya, Gresik, dan tiga kabupaten lainnya di Pulau Madura, yakni Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan.

Dalam pasar murah tersebut, Disperindag Jatim menyediakan sembako berupa beras premium, minyak goreng bermerk Minyakita, gula pasir, tepung terigu, telur, kecap, bawang putih dan bawang merah.

Ada pula beras medium yang disiapkan Bulog atau beras SPHP dan dijual dalam kemasan lima kilogran dengan harga Rp11 ribu per kilogram.

Pasar murah yang digagas Disperindag Jawa Timur bersifat terbuka bagi warga Sumenep.

“Namun, untuk mencegah aksi borong, jumlah pembelian per item dibatasi. Tujuannya agar lebih banyak warga yang memanfaatkan sembako dengan harga lebih murah di pasaran,” kata Tri Subiantoro, menerangkan. (KM-05)

Berita Terkait:

Tinggalkan komentar