Angin puting beliung rusak sejumlah bangunan di Sumenep

kilasmadura

Personel Polsek dan Koramil Guluk-Guluk bersama warga setempat membersihkan sisa-sisa kerusakan bangunan yang diterjang angin puting beliung, Senin (22/12). (Ist)
Personel Polsek dan Koramil Guluk-Guluk bersama warga setempat membersihkan sisa-sisa kerusakan bangunan yang diterjang angin puting beliung, Senin (22/12). (Ist)

Sumenep (kilasmadura.com) – Angin puting beliung yang terjadi Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk Guluk, Sumenep, merusak sejumlah bangunan di wilayah tersebut, Senin (22/12) siang.

“Selain itu, ada pohon tumbang yang diakibatkan angin puting beliung,” kata Kapolsek Guluk Guluk AKP Akhmad Gandhi di Sumenep.

Sesuai data dari Polsek Guluk Guluk, ada lima rumah milik warga di Dusun Masaran, Desa Payudan Dungdang, yang mengalami kerusakan, rata-rata pada bagian atap, dengan total kerugian material sekitar Rp20 juta.

Sebagian atap bangunan di salah satu pondok pesantren (ponpes) di wilayah tersebut, yakni Ponpes Babus Salam juga terdampak angin puting beliung.

“Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerusakan bangunan yang terjadi bersifat ringan dan sedang,” kata Gandhi, menerangkan.

Personel Polsek dan Koramil Guluk-Guluk bersama warga setempat memotong pohon yang tumbang sekaligus membersihkannya agar tak menghalangi jalan.

Mereka juga membersihkan sisa-sisa kerusakan bangunan milik warga yang diterjang angin puting beliung. (KM-01)

Berita Terkait:

Tinggalkan komentar